Peringatan HUT RI Ke-81 Harus Menjadi Momentum Merawat Nalar Kebangsaan, Bukan Sekadar Euforia Seremonial

Peringatan HUT RI Ke-81 Harus Menjadi Momentum Merawat Nalar Kebangsaan, Bukan Sekadar Euforia Seremonial

Independenupdate.com, Pandeglang Juni 2026 – Ketua Karang Taruna Kecamatan Pagelaran sekaligus Koordinator Kegiatan PHBN HUT RI Ke-81 Kecamatan Pagelaran, Iding Gunadi Turtusi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 melalui partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat pada Agustus 2026 mendatang.

Menurut Iding, kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap bulan Agustus, melainkan nilai yang harus terus dihidupkan melalui aktivitas sosial yang mampu memperkuat karakter bangsa. Oleh karena itu, konsep PHBN HUT RI Ke-81 Kecamatan Pagelaran tetap mempertahankan empat pilar utama, yaitu kebudayaan, kesenian, olahraga, dan keagamaan, agar kemeriahan yang tercipta tetap berpijak pada tujuan luhur perjuangan kemerdekaan.

"Bangsa yang besar bukan hanya mengenang hari kemerdekaannya, tetapi memahami makna yang melahirkannya. Karena itu, HUT RI tidak boleh berhenti sebagai panggung hiburan, melainkan menjadi ruang pendidikan kebangsaan yang memperkuat persatuan, gotong royong, dan kesadaran kolektif masyarakat," ujar Iding.

Ia juga mengajak seluruh pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas seni, hingga seluruh warga Kecamatan Pagelaran untuk mengambil bagian dalam setiap rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Selain itu, Iding menekankan pentingnya keterlibatan seluruh leading sector, pelaku usaha, dan para pengusaha di Kecamatan Pagelaran untuk ikut berpartisipasi melalui dukungan anggaran demi keberlangsungan seluruh rangkaian kegiatan PHBN. Menurutnya, keberhasilan peringatan kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya panitia atau pemerintah.

"Dunia usaha tidak hanya tumbuh dari ruang ekonomi yang disediakan masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mengembalikan manfaat kepada masyarakat. Kontribusi terhadap PHBN bukan sekadar bantuan dana, melainkan investasi sosial untuk menjaga identitas kebangsaan dan memperkuat kohesi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi tanpa kepedulian sosial hanya melahirkan angka, bukan peradaban," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Iding berharap peringatan HUT RI Ke-81 menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun optimisme, serta meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

"Kemerdekaan adalah amanah yang harus terus dirawat. Selama masyarakat masih bersedia bergotong royong, menjaga budaya, menghormati sejarah, dan berkontribusi bagi kepentingan bersama, maka sesungguhnya semangat Republik akan tetap hidup di tengah rakyatnya."(Red)