FORJA Banten Datangi Dapur SPPG Langansari Saketi 001:Diduga Langgar Juknis Kerja Kapokcam Dipertimbangkan
FORJA Banten Datangi Dapur SPPG Langansari Saketi 001:Diduga Langgar Juknis Kerja Kapokcam Dipertimbangkan
*PANDEGLANG, Banten - http://Independenupdate.com* | Program Makan Bergizi Gratis [MBG] yang dananya triliunan rupiah ternyata belum tentu aman.
Forum Jurnalis Aktivis Banten [FORJA Banten] menemukan 3 pelanggaran krusial di SPPG Langensari Saketi 001, Kecamatan Saketi, Pandeglang, Sabtu [08/08/2026].
Dapur di bawah Yayasan Inspirasi Semesta Nagari ini dinilai abai terhadap standar Badan Gizi Nasional [BGN].
*3 TEMUAN KRUSIAL FORJA BANTEN:*
1. *DAPUR TANPA PAGAR, HEWAN LIAR BEBAS MASUK*
Area dapur SPPG terbuka. Tidak ada pagar luar. Padahal BGN mewajibkan zonasi tertutup dan higienis.
"Ini rawan kontaminasi. Hewan liar, hama, bahkan orang tak berkepentingan bisa masuk seenaknya," kata Ketua FORJA Banten, *Niki Mulyana*.
2. *TABUNG GAS BERBAHAYA, NEMPEL RUMAH WARGA*
Penataan tabung gas dinilai ugal-ugalan. Tidak ada ruang khusus. Seharusnya disimpan di area luar yang dipagar min 2,25 meter, ada rambu "Dilarang Merokok" dan "Kawasan Bebas Api".
Fakta di lapangan: tabung berserakan dan berdekatan dengan rumah warga. Bom waktu.
3. *MOBIL MBG PALSU, TANPA LOGO RESMI*
Truk distribusi makanan MBG beredar polos. Tidak ada logo "BADAN GIZI NASIONAL" atau stiker resmi.
Ini melanggar asas transparansi. Publik tidak bisa membedakan mana armada resmi dan mana yang abal-abal.
*KEPALA SPPG: ITU URUSAN MITRA*
Saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Langensari Saketi 001, *Toni*, mengakui ada kekurangan.
Tapi ia melempar bola panas.
"Kami sudah beberapa kali menyampaikan keluhan terkait sarana dan prasarana ini kepada pihak mitra yang bekerja sama dengan kami. Namun sampai saat ini pihak mitra belum melakukan tindakan," ujar Toni.
*FORJA: JANGAN JADIKAN ANAK KELINCI PERCOBAAN*
Niki Mulyana geram. Menurutnya ini bukan soal sepele.
"Kami sangat menyayangkan adanya kelalaian ini. Ini menyangkut program nasional Makan Bergizi Gratis yang anggarannya besar dan sasarannya adalah anak-anak. Standarisasi dapur, keselamatan instalasi gas, hingga transparansi armada distribusi dengan logo resmi adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar," tegas Niki.
FORJA Banten mendesak BGN Pusat, BGN Banten, dan Yayasan Inspirasi Semesta Nagari segera melakukan evaluasi total.
"Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga pihak mitra dan yayasan melakukan perbaikan nyata sesuai regulasi. Jangan sampai ada korban dulu baru bergerak," tutupnya.
Dengan temuan ini, publik berhak bertanya: Seberapa banyak lagi dapur MBG di Banten yang kondisinya seperti ini? (Red)

Cecep 1 









