Diduga Pembangunan Irpom Poktan Saluyu Desa Sukadame Pagelaran, Banyak Kejanggalan & Melanggar KIP

Diduga Pembangunan Irpom Poktan Saluyu Desa Sukadame Pagelaran, Banyak Kejanggalan & Melanggar KIP

Independenupdate.com Pandeglang, Banten | Program Irigasi Perpompaan (Irpom) adalah program bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini menyediakan bangunan irigasi, pompa air, dan pipa untuk mengairi persawahan.

Tapi kadang kala di setiap program pemerintah ada saja oknum orang yang tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan di setiap program tersebut entah dari material yang di gunakan, Item yang tidak di kerjakan atau pun upah yang diberikan seperti halnya pada Kelompok Tani Saluyu yang berlokasi di Kp. Kahuripaa, Desa Sukadame, Kec. Pagelaran Kabupaten Pandeglang -Banten. Rabu (15/01/2025).

Pasalnya saat tim awak media monitoring atau investigasi ke lokasi Irpom yang baru selesai dikerjakan ditemukan banyak kejanggalan dari mulai kontruksi bangunan yang kurang, jenis material yang digunakan, dan pekerjaan di Sub kan kepada pihak lain atau tidak dikerjakan oleh anggota Kelompok Tani Saluyu.

Program Irpom Kelompok Tani Saluyu Desa Sukadame Kecamatan Pagelaran, sejak mulai dibangun sudah terjadi sengketa lahan, sebab lahan yang digunakan diduga belum memiliki hibah dari pemilik lahan, sesudah terjadi keributan terakit lahan menurut keterangan warga yang tidak mau disebutkan namanya, di beli oleh Ketua Kelompok Tani Saluyu kepada Pemilik lahan.

Kami menduga bahwa Pemberian Program Irpom Poktan Saluyu dipaksakan, dan kurang perencanaan yang matang, sebab dari lahan saja sudah bermasalah.

Dari pantauan awak media dilokasi Irpom Poktan Saluyu, tidak terlihat bak penampungan, yang kami tahu seharusnya Irpom ada bak penapungannya.

Tidak hanya itu, menurut warga Desa Sukadame yang tidak mau di sebutkan namanya, menyampaikan kepada awak media, bahwa pembangunan Irpom Kelompok Tani Saluyu Desa Sukadame tidak dikerjakan oleh Warga Desa Sukadame atau anggota Poktan Saluyu, melainkan dikerjakan oleh Pihak ketiga warga Desa Surakarta.

Masih kata salah satu warga Desa Sukadame, Dilokasi pekerjaan sejak dibangun tidak di temukan papan Informasi terkait dengan program tersebut, seolah-oleh ditutupi dari masyakat.

Kami meminta kepada Dinas Terkait agar mengkroscek Pembangunan Irpom Kelompok Tani Saluyu Desa Sukadame Kecamatan Pagelaran, yang diduga dipaksakan dan banyak kejanggalan. (Ded/Red)