Dalih Pembelian Atribut dan Administrasi Personal Peserta, DPC Amira Minta Ombudsman RI Perwakilan Banten Telusuri Dugaan Pungutan Rp.80 Ribu Oleh Kemenag Pandeglang
Independenupdate.com, Pandeglang | Dewan Pengurus Cabang Angkatan Muda Indonesia Raya (DPC Amira) menyoal kaitan pungutan oleh kemenag kabupaten Pandeglang pada kegiatan acara Seminar Nasional Terkait Kurikulum Nasional di Gedung Balai Diklat Provinsi Banten yang di selenggaran 31 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Teacher Entrepreneur Nusantara dan diikuti oleh sedikitnya 3.000 peserta yang terdiri dari Guru Madrasah, Pengawas, dan Staf Administrasi. Namun yang menjadi janggal pada kegiatan tersebut, peserta masih diminta melakukan pembayaran Rp. 80 Ribu dengan dalih untuk biaya opsional untuk pembelian atribut dan administrasi personal peserta. Rinciannya meliputi Rp30.000 untuk pembelian PIN serta stiker, dan Rp50.000 untuk cetak Sertifikat Seminar.
Sala seorang guru madrasah yang ikut dalam kegiatan meberikan keterangan bahwa pungutan uang Rp.80 Ribu oleh pihak kemenag Pandeglang benar adanya, pungutan tersebut untuk kegiatan seminar Nasional yang di selenggarakan oleh Yayasan Teacher Entrepreneur Nusantara di Gedung Balai Diklat Provinsi Banten. Indentitasnya minta dirahasiakan
"Ia pak saya ikut kegiatan seminar, ada pungutan uang, kami juga merasa heran padalah setau saya kegiatan seminar kaya gitu biasanya geratis. Apalagi kegiatan tersebut kan dari pusat katany.?"
Saat di konfirmasi melalui via WhatsApp kepala kemeng pandeglang mengarahkan untuk temui Plt dan kaitan seminar tersebut menurut nya geratis alias tidak dipungut biaya.
"Datang aja Kang ke Plt, yg saya tau kegiatan itu Gratis,,,"
Ditempat terpisah ketua DPC Amira Pandeglang Rohikmat menyampaikan bahwa pungutan uang dengan dalih untuk biaya pembelian pin, stiker dan cetak sertifikat seminar bukan persoalan yang dianggap biasa di lingkungan pemerintahan. Praktek tersebut merupakan penyalah gunakan wewenang jabatan yang dilakukan oleh oknum pihak Kemenag Pandeglang.
"Apapun bentuknya di kegiatan pemerintah setau saya sudah ada anggaran nya, apalagi ini kegiatan seminar Nasional, pastinya semua yang berkenaan dengan kebutuhan seminar sudah dianggarkan, termasuk pembuatan pin, stiker dan biaya cetak sertifikat".
Lanjutnya, kami minta pihak Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten melakukan penelusuran terkait praktik pungutan liar dan penyalaguaan wewenang jabatan yang diduga dilakukan oleh oknum kemenag Pandeglang.ucapnya
" Saya berharap pihak berwenag untuk segera melakukan penindakan atas dugaan praktik pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Kemenag Pandeglang".
Dalam waktu dekat DPC Amira Pandeglang juga akan sampaikan surat aksi unjuk rasa, untuk menindak lanjuti hasil temuan dilapangan kaitan pungutan liar dan penyalaguaan wewenang jabatan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Kemenag Pandeglang.
"Kami akan tindaklanjuti hasil temuan ini, di Minggu depan kita akan layangkan surat aksi unjuk untuk mendorong temuan yang kami dapat dilapangan". tutupnya (Red)

Admin Independen Update 









