PKBM Kramat Jaya Menyelenggarakan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C Gratis.

PKBM Kramat Jaya Menyelenggarakan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C Gratis.

independenupdate.com, Pandeglang, Banten | Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kramat Jaya Kec. Angsana adalah salah satu lembaga pendidikan non Formal yang ada di Kabupaten Pandeglang yang menyelengarakan Pendidikan luar sekolah antara lain Pendidikan Kesetaraan Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP dan Paket C Setara SMA. Untuk syarat pendaftaran Siswa-Siswi atau Warga belajar baru masyarakat wajib membawa Copy Ijasah terkahir yang dilegalisir, Copy e-KTP, copy KK dan pas Photo ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar.

"Kepada masyarakat Kecamatan Angsana khususnya dan masyarakat secara umum yang putus sekolah Formal jika ingin mengikuti Pendidikan kesetaraan paket A, B dan C bisa datang langsung ke kantor PKBM Kramat Jaya yang beralamat di Kampung Taraju Desa Angsana Wetan Kecamatan Angsana," tutur Muhamad Hasim selaku Ketua Pengelola PKBM Kramat Jaya.

Lanjut kata Hasim, menurutnya PKBM adalah Lembaga pendidikan nonformal yang dibentuk dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. PKBM diharapkan dapat menjadi wadah kegiatan masyarakat untuk lebih meningkatkan potensi diri dan keterampilan.

"Kami tetap berkomitmen PKBM Kramat Jaya harus dapat mengukur, mengevaluasi, menilai dan melaporkan capaian dan hasil yang diperoleh secara berkala baik bulanan, tiwulanan maupun tahunan. Selain itu, membangun dan menjaga kemitraan bersama masyarakat agar tetap semangat, kompak, kerjasama dan komitmen dalam menyukseskan program serta membangun nilai pendidikan yang berkualitas dengan berbagai pihak secara baik dan berkomitmen sehingga dapat terwujud kerjasama kemitraan yang saling memberi manfaat," papar Hasim. 

Hasim juga mengatakan, bagi calon siswa-siswi atau Warga Belajar PKBM Kramat Jaya di bawah usia 24 Tahun segala pembiayaannya ditanggung pemerintah alias Gratis juga akan diberikan alat Tulis dan pembelajaran keterampilan yang tersedia di Lembaga, namun apabila siswa berusia di atas 24 Tahun itu pembiayaannya tidak ditanggung pemerintah atau mandiri yang harus membayar dengan rincian yang sudah di siapkan oleh lembaga.

Pembelajaran dilakukan secara langsung tatap muka atau Daring melalui WhatsApp dan Email. Jadi walau siswa - siswi berhalangan hadir masih bisa mengikuti pembelajaran, karena Pendidikan kesetaraan adalah pendidikan luar sekolah, ya tidak seperti sekolah Formal pada umunya.

"Untuk masyarakat usia dibawah 24 tahun Gratis tanpa dipungut biaya apapun, dan wajib mengikuti pembelajaran 2 hari dalam 1 minggu, yakni pada hari Sabtu dan Minggu, atau mengikuti pembelajaran secara daring yang di pandu oleh tutor tapi setiap 1 bulan sekali wajib ke PKBM Kramat Jaya untuk mengikuti pembelajaran," jelas Hasim.

Ditempat terpisah Ade warga Kecamatan Angsana, menyampaikan bahwa adanya PKBM Kramat Jaya sangat membantu masyarakat sekitar yang tadinya tidak punya ijasah Formal sekarang sudah punya ijasah Paket, jadi masyarakat bisa kerja yg layak dan juga bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Lanjut Ade, iya setiap hari Sabtu dan Minggu di PKBM Kramat Jaya sangat ramai oleh warga belajar, walau tidak seramai sekolah Formal, namanya juga sekolah non Formal, jadi banyak yg kerja di jauh tapi denger-dengan mereka masih bisa belajar lewat Online. (Kis/tim)