Pembangunan Revitalisasi SMPN 2 Cikedal Disorot Ormas Badak Banten Perjuangan
Independenupdate.com, Pandeglang-Banten | Pembangunan revitalisasi SMPN 2 Cikedal Kabupaten Pandeglang Banten menuai sorotan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Badak Banten Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Cecep Saeful Bahri. Pasalnya, proyek yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut diduga tidak transparan. Hal itu terlihat dari papan informasi kegiatan yang dipasang pihak panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP) yang tidak mencantumkan tanggal maupun bulan dimulainya pekerjaan.
"walaupun hitungan hari pengerjaan 150 hari, seharusnya dalam papan informasi tertulis secara detail, baik itu bulan mulainya pekerjaan maupun akhir pekerjaan sehingga ada kejelasan kapan bangunan tersebut harus selesai", kata Cecep, pada awak media Rabu, (03/09/2025).
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik manipulatif dalam pelaksanaan proyek. Padahal, keberadaan papan informasi bukan hanya sebagai formalitas, melainkan bagian dari keterbukaan informasi publik agar masyarakat mengetahui secara jelas detail proyek yang dikerjakan, mulai dari nilai anggaran, hingga waktu pelaksanaan.
Cecep menilai, ketidakjelasan jadwal pembangunan dapat menimbulkan tanda tanya besar, terlebih proyek tersebut menggunakan dana pusat sebesar Rp.663 juta lebih.
“Seharusnya semua informasi dicantumkan secara lengkap termasuk pengawasan, agar masyarakat tahu kapan pekerjaan itu dimulai dan sampai kapan akan selesai. Kalau tidak dicantumkan, jelas menimbulkan kesan tidak transparan,” katanya.
"saya yakin dalam RAB ada peruntukan K3, namun yang saya lihat para pekerja sama sekali tidak mengenakan pelindung diri seperti sepatu dan helm", tambah Cecep.
Walaupun proyek itu dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah, kata dia, seharusnya teknis pelaksanaan dilakukan oleh orang yang berkompeten di bidang itu sendiri.
"mengacu pada sebuah pekerjaan konstruksi atau bangunan, seharusnya pengawasan serta transparansi wajib diketahui oleh publik, sejauh mana pihak pengelola bijak dalam menggunakan anggaran, terlebih ini merupakan anggaran pusat dari pemerintah", Tegasnya. (Wan)

Iwan123 









