Wartawan Sulit Konfirmasi Kepala Bulog, Bantuan Beras Dikeluhkan Warga Diduga Tak Layak dan Tak Sesuai Takaran
Pandeglang, Banten - independenupdate.com | Sejumlah wartawan mengaku mengalami kesulitan mengonfirmasi Kepala Bulog terkait dugaan kualitas bantuan beras yang dinilai kurang baik serta takaran yang tidak sesuai dengan ketentuan. Upaya konfirmasi tersebut dilakukan sejak beberapa hari terakhir ini, namun tidak membuahkan hasil.
Bahkan, beberapa wartawan menyebutkan bahwa nomor kontak mereka diduga telah diblokir oleh pihak yang bersangkutan. Saat dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, Kepala Bulog setempat tidak memberikan respons sama sekali. Senin, (05/10/2026).
Dari informasi yang berhasil dihimpun, bantuan beras yang disalurkan kepada masyarakat menuai berbagai keluhan. Sejumlah warga penerima manfaat mengaku menerima beras dengan kondisi tidak layak konsumsi, banyak butiran pecah, serta kualitas yang jauh dari harapan. Tak hanya itu, takaran beras yang diterima warga juga diduga kurang dari jumlah yang seharusnya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, wartawan berupaya meminta klarifikasi langsung kepada pihak Bulog guna memperoleh penjelasan resmi. Namun, upaya tersebut kembali menemui jalan buntu. Selain sulit dihubungi, Kepala Bulog juga disebut tidak mudah ditemui saat wartawan mendatangi kantor Bulog secara langsung. Berbagai alasan disampaikan, namun tidak satu pun berujung pada keterangan resmi.
Sikap tertutup ini memunculkan tanda tanya di tengah publik. Pasalnya, Bulog merupakan lembaga negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam penyaluran bantuan pangan dan seharusnya menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi, terlebih menyangkut program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bulog belum memberikan klarifikasi maupun penjelasan resmi terkait dugaan kualitas beras yang kurang baik, takaran yang tidak sesuai, maupun alasan sulitnya wartawan mengakses konfirmasi kepada Kepala Bulog.
Masyarakat pun berharap agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran bantuan beras tersebut, guna memastikan kualitas dan kuantitas bantuan benar-benar sesuai dengan ketentuan serta tidak merugikan masyarakat penerima manfaat. /// (WAN).
.

Iwan123 









